Kamis, 30 Desember 2010

Belajar Memasang Instalasi Listrik Rumahan



Pentingnya peranan listrik dalam kehidupan sehari-hari dirasakan hampir oleh semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memahami Kelistrikan secara mendalam. Padahal pemahaman akan pemasangan instalasi listrik sangat berguna agar listrik dapat digunakan seefisien dan seaman mungkin. Maka bagi masyarakat umum terutama para praktisi elektronik dan kelistrikan. Terutama anak didik di sekolah menengah kejuruan, ini bermanfaat sebagai pelengkap  pelajaran, khususnya Program Studi Teknik Listrik. Pokok bahasannya meliputi peraturan dan keselamatan kerja, peralatan bahan dan instalasi, pemasangan komponen-komponen instalasi penerangan, serta pemasangan instalasi listrik penerangan sederhana.
 
A.peraturan dan keselamatan kerja
    Dalam hal pekerjaan kita harus mematuhi peraturan dan keselamtan kerja demi kebaikan dan kelancaran pada saat bekerja.
Peraturan instalasi listrik yang pertama kali digunakan sebagai pedoman beberapa instansi yang berkaitan dengan instalasi listrik adalah AVE (Algemene Voorschriften voor Electrische Sterkstroom Instalaties) yang diterbitkan sebagai Norma N 2004 oleh Dewan Normalisasi Pemerintah Hindia Belanda. Kemudian AVE N 2004 ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan pada tahun 1964 sebagai Norma Indonesia NI6 yang kemudian dikenal sebagaiPeraturan Umum Instalasi Listrik disingkat PUIl.
B. peralatan dan bahan
    Sebelum melakukan pekerjaan terlebih dahulu kita harus mempersiapkan alat dan bahan sebagi berikut
Alat: tang,tespen,obeng,palu.
    Untuk menentukan bahan yang di butuhkan sebelumnya kita harus melihat gambar instalasi yang telah kita buat seperti gambar di bawah ini :


Maka setelah itu kita bisa menentukan bahan yang di butuhkan sebagai berikut
1.kabel nya
2.saklar seri dan tunggal
3.stopkontak
4.piting lampu
5.pipa
6.mcb
7.tedus
8.elbo
9.paku kleam
10. isolasi
Setelah bahan sudah lengkap selanjutnya kita bisa melakukan pemasangan instalasi

C. cara pemasangan instalasi
     Sebaiknya kita mulai pemasangan dari bagian terdepan yaitu di mulai dengan pemasangan arde/ground yang di tanam dalam tanah sekitar 20 cm dari permukaan tanah,selanjutnya kita pasang box mcb sebagai pengaman kemudian dilanjutakan dengan membuat saluran utama dari kotak pengaman ke titik percabangan pertama. Masukan kabel saluran utama berwarna hitam,merah,biru.Ke dalam pipa dan lebihkan sektar 40cm, kemudian atur pipa sesuai jalur yang di inginkan pakai kelam untuk merapikan pipa dan untuk tempat penyambungan gunakan tedus(kotak sambung) dimana titik cabang di letakkan.Setelah itu kita menuju pemasangan titik cabang yang menhubungkan saklar dan stopkontak sebelum pemasangan sebaiknya pipa sudah tertanam dalam tembok.setelah itu selanjutnya kita pasang titik menuju ke piting lampu.untuk penyambungan kabel jangan lupa paki isolasi yang benar.setelah pemasangan instalasi bagian atas selesai di lanjutkan pemasangan saklar,stop kontak ,piting.setelah semuanya selesai masukan api listrik dari kwh.lalu tes lampu degan menghidupkan saklar,dan tes stopkontak dengan tespen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar